Mataram – Upaya mendekatkan layanan perbankan syariah kepada masyarakat menjadi bagian dari agenda besar pembangunan ekonomi di Nusa Tenggara Barat. Dalam konteks itulah Bank NTB Syariah mengambil peran strategis dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor, mulai dari ketahanan pangan hingga penguatan koperasi dan UMKM.
Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tiga kesepakatan strategis yang melibatkan Perum BULOG, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi NTB, serta PT Rajawali Nusindo Cabang Mataram. Penandatanganan berlangsung di Mataram, Selasa, 9 Desember 2025.
Kesepakatan pertama dijalin bersama Perum BULOG terkait pembukaan rekening penampungan dan penyampaian data pengiriman barang. Kerja sama ini diarahkan untuk mempermudah transaksi keuangan serta mendorong transparansi dalam proses logistik dan pengadaan barang.
Sementara itu, kerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB difokuskan pada penyediaan data supplier serta pembentukan satuan tugas penyelesaian pembiayaan bermasalah dalam rangka mendukung program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).
Adapun kesepakatan ketiga dilakukan dengan PT Rajawali Nusindo Cabang Mataram, yang mencakup layanan perbankan dan keterbukaan informasi suplai barang bagi KDMP dan KKMP, guna memastikan kelancaran rantai pasok program koperasi merah putih.
Direktur Utama PT Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menyebut rangkaian kerja sama ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah.
“Penandatanganan tiga kemitraan strategis hari ini sejalan dengan program Bapak Gubernur NTB agar Bank NTB Syariah senantiasa lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Bapak Nazaruddin.
Menurutnya, sinergi ini tidak hanya berdampak pada ekspansi bisnis, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat.
“Melalui sinergi dengan Dinas Koperasi dan UMKM, Perum BULOG, dan Rajawali Nusindo, kami tidak hanya memperluas jangkauan bisnis, tetapi juga memastikan Bank NTB Syariah berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan, memperkuat sektor UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat NTB secara keseluruhan,” ujarnya.





