Senin, 20 April 2026 | 06.21 WITA
Ekobis  

Program Light Up The Dream PLN Terangi Rumah 60 Warga NTB di Bulan Ramadan

Wakil Bupati Lombok Tengah bersama PLN UIW NTB berfoto bersama warga penerima manfaat program penyambungan listrik gratis Light Up The Dream. (Dok. PLN)

Mataram – Ramadan tahun ini membawa kebahagiaan tersendiri bagi puluhan warga kurang mampu di Nusa Tenggara Barat. Rumah-rumah yang sebelumnya gelap kini mulai diterangi lampu listrik berkat program sosial PT PLN (Persero) bertajuk Light Up The Dream Berkah Ramadan.

Program yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia tersebut menjadi wujud nyata kepedulian insan PLN terhadap masyarakat yang belum memiliki akses listrik.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, secara resmi membuka kegiatan nasional ini. Dalam pelaksanaannya, sebanyak 2.150 pelanggan dari berbagai daerah mendapatkan sambungan listrik gratis.

Berbeda dengan program bantuan pada umumnya, Light Up The Dream lahir dari semangat gotong royong para pegawai PLN. Dana yang digunakan berasal dari donasi sukarela pegawai yang ingin membantu masyarakat mendapatkan akses listrik.

Di wilayah Nusa Tenggara Barat, kegiatan PLN UIW NTB dipusatkan di Dusun Berambang Lauk, Desa Labulia, Lombok Tengah. Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah H. M. Nursiah serta Kepala Dinas ESDM NTB, Syamsudin.

Sebanyak 60 warga kurang mampu di berbagai wilayah NTB mendapatkan sambungan listrik gratis dengan kapasitas daya 450 VA dan 900 VA. Total daya yang terpasang dalam program ini mencapai 52.650 VA.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, mengatakan bahwa program ini memiliki makna yang sangat dalam, terutama di bulan Ramadan.

Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan mendasar yang memiliki dampak besar terhadap kehidupan masyarakat.

“Dengan listrik, masyarakat bisa menjalankan aktivitas ibadah lebih nyaman, anak-anak bisa belajar pada malam hari, dan keluarga bisa meningkatkan produktivitas ekonomi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk syukur sekaligus komitmen PLN untuk terus menghadirkan pemerataan energi bagi seluruh masyarakat.

Pemerintah daerah juga memberikan apresiasi atas langkah PLN tersebut.

Wakil Bupati Lombok Tengah H. M. Nursiah menyatakan bahwa kehadiran listrik di rumah warga kurang mampu akan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Program seperti ini sangat membantu masyarakat. Kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN dapat terus berjalan untuk mendorong pemerataan pembangunan,” katanya.

Sementara itu, kebahagiaan tak terbendung dirasakan Amaq Sahabudin (75), salah satu warga penerima manfaat.

Selama bertahun-tahun ia hidup tanpa listrik di rumahnya. Kini, di usia senjanya, ia akhirnya dapat merasakan terang lampu listrik.

“Saya sangat bersyukur. Rumah kami sekarang sudah terang, cucu-cucu bisa belajar, dan kami bisa beribadah lebih nyaman,” tuturnya.

Melalui program Light Up The Dream Berkah Ramadan, PLN tidak hanya menghadirkan listrik bagi masyarakat, tetapi juga menyalakan harapan baru bagi keluarga yang selama ini hidup dalam keterbatasan energi.