Minggu, 29 Maret 2026 | 03.53 WITA
Ekobis  

Laba Turun, Tapi Kinerja Menguat: Bank NTB Syariah Ungkap Penyebab dan Proyeksi Positif

Aktivitas pelayanan nasabah di Bank NTB Syariah tetap berjalan optimal. (Dok. Bank NTB Syariah)

MATARAM – Di balik laporan penurunan laba yang sempat menjadi perhatian publik, Bank NTB Syariah justru menunjukkan sinyal ketahanan bisnis yang kuat. Penurunan tersebut dipastikan bukan berasal dari melemahnya aktivitas operasional, melainkan akibat faktor non-rutin yang bersifat teknis dan kehati-hatian finansial.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menjelaskan bahwa dua faktor utama yang memengaruhi laba adalah proses maintenance layanan M-Banking yang memakan waktu lebih lama dari biasanya, serta kebijakan pencadangan pembiayaan bermasalah sebagai langkah mitigasi risiko.

“Kalau dua faktor itu kita keluarkan, maka secara riil kinerja laba kita justru meningkat dibandingkan tahun lalu,” jelasnya.

Ia memaparkan bahwa pada tahun 2024, laba bank berada di kisaran Rp215 miliar. Namun, dengan asumsi tanpa beban tambahan tersebut, laba tahun ini diperkirakan mampu menembus angka hampir Rp250 miliar, sebuah pertumbuhan yang signifikan di tengah dinamika industri perbankan.

Tak hanya dari sisi angka, indikator lain juga memperlihatkan performa yang menggembirakan. Sebanyak 95 persen dari total 41 unit kerja Bank NTB Syariah tercatat mengalami pertumbuhan kinerja secara tahunan.

Capaian ini memperlihatkan bahwa aktivitas intermediasi, pelayanan nasabah, serta ekspansi bisnis tetap berjalan optimal. Bahkan, hal tersebut menjadi bukti bahwa daya tahan institusi tetap kuat meskipun dihadapkan pada tekanan jangka pendek.

Nazaruddin menegaskan bahwa kondisi ini harus dilihat secara utuh, bukan sekadar dari angka laba semata. Ia memastikan bahwa tidak ada persoalan mendasar dalam operasional bank.

“Ini bukan masalah fundamental, tapi lebih kepada dampak dari kebijakan dan proses teknis yang memang harus dilakukan demi perbaikan jangka panjang,” tegasnya.

Dengan kondisi tersebut, Bank NTB Syariah diyakini memiliki ruang besar untuk kembali meningkatkan kinerja laba secara signifikan pada periode mendatang.