Minggu, 29 Maret 2026 | 03.52 WITA
Ekobis  

Dari Ragu Jadi Yakin, Kisah Dinda Menaklukkan Mudik dengan Mobil Listrik di NTB

Layanan ramah dan cepat, petugas PLN siaga membantu pengguna kendaraan listrik di SPKLU demi kelancaran mudik Idulfitri. (Dok. PLN)

MATARAM – Di tengah hiruk-pikuk arus mudik Idulfitri 2026, sebuah cerita berbeda datang dari Dinda, warga Mataram yang memilih jalur tak biasa: mudik menggunakan mobil listrik. Keputusan ini bukan sekadar pilihan transportasi, melainkan langkah berani yang mencerminkan perubahan zaman.

Awalnya, Dinda diliputi kekhawatiran klasik pengguna kendaraan listrik: jarak tempuh dan ketersediaan pengisian daya. Namun, perkembangan infrastruktur SPKLU di NTB menjadi jawaban atas semua keraguan tersebut.

Dengan 45 unit SPKLU yang tersebar di berbagai wilayah, 31 unit di Lombok dan 14 unit di Sumbawa serta Bima—PLN telah membangun fondasi kuat bagi ekosistem kendaraan listrik di daerah ini. Penyebaran yang merata di jalur strategis membuat perjalanan lintas daerah semakin realistis dan nyaman.

“Yang paling membantu itu perencanaan. Saya pakai fitur Trip Planner di PLN Mobile, jadi sudah tahu harus berhenti di mana dan kapan isi daya,” jelas Dinda.

Pengalaman tersebut membuktikan bahwa teknologi digital memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas modern. Aplikasi PLN Mobile tidak hanya menjadi alat bantu, tetapi juga memberikan rasa aman bagi pengguna kendaraan listrik.

Salah satu pengalaman berkesan Dinda adalah saat mengisi daya di SPKLU Lombok Epicentrum Mall. Baginya, ini bukan sekadar pengisian energi kendaraan, tetapi juga kesempatan untuk beristirahat tanpa mengganggu perjalanan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik tidak lagi sekadar alternatif, melainkan telah menjadi solusi nyata bagi kebutuhan transportasi masa kini. Terlebih pada momen mudik, ketika efisiensi dan kenyamanan menjadi prioritas utama.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyebut bahwa PLN terus memperluas jaringan SPKLU guna menjawab peningkatan kebutuhan masyarakat.

“Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan ekosistem yang mendukung gaya hidup berkelanjutan,” tegasnya.

Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya energi bersih, kendaraan listrik diprediksi akan menjadi pilihan utama di masa depan. Kisah Dinda menjadi bukti bahwa perubahan itu sudah dimulai dan berjalan dengan mulus.