Selasa, 4 Agustus 2026 | 13.03 WITA
Ekobis  

YBM PLN UIW NTB Tebar Harapan di Momen HUT RI ke-81, Pendidikan Anak Yatim dan Dhuafa Jadi Prioritas

2. YBM PLN bersama PLN UIW NTB menyalurkan tas sekolah dan santunan bagi anak yatim dan dhuafa dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (Dok. PLN)

LOMBOK BARAT – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi berbagai pihak untuk memperkuat kepedulian sosial. Di Nusa Tenggara Barat, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTB melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN memilih memaknai kemerdekaan dengan membuka lebih banyak harapan bagi anak-anak yatim dan dhuafa melalui dukungan pendidikan.

Berlokasi di Kelurahan Gerung Utara, puluhan anak menerima bantuan perlengkapan sekolah dan santunan sebagai bekal menghadapi tahun ajaran baru. Program yang dijalankan melalui PLN Unit Layanan Pelanggan Gerung tersebut menjadi bukti bahwa kemerdekaan tidak hanya berbicara mengenai sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga tentang menghadirkan kesempatan yang lebih adil bagi seluruh anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan.

Paket bantuan berupa tas sekolah, buku, alat tulis, seragam sekolah hingga santunan tunai diberikan kepada para penerima manfaat. Seluruh bantuan berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah pegawai muslim PLN yang dikelola oleh YBM PLN untuk mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Manager PLN ULP Gerung, Alfa Kusnal Faizin, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan investasi yang menentukan kualitas bangsa di masa depan. Karena itu, dukungan terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu menjadi bagian penting dari tanggung jawab sosial yang terus dijalankan PLN bersama YBM PLN.

Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama untuk bermimpi dan meraih masa depan yang lebih baik. Kehadiran bantuan tersebut diharapkan mampu mengurangi beban orang tua sekaligus meningkatkan semangat belajar para siswa.

Ketua YBM PLN UP3 Mataram, Miftakhul Munir, mengatakan proses penyaluran bantuan dilakukan secara selektif dengan melibatkan tokoh masyarakat agar penerima manfaat benar-benar sesuai sasaran.

Ia menilai pendidikan merupakan sektor yang memiliki dampak jangka panjang sehingga menjadi salah satu fokus utama dalam penyaluran dana ZIS. Selain memenuhi kebutuhan sekolah, program ini juga diharapkan mampu membangun optimisme anak-anak agar terus percaya diri menggapai cita-cita.

Masyarakat Gerung Utara pun menyambut positif kegiatan tersebut. Bantuan perlengkapan sekolah dinilai sangat membantu keluarga penerima yang selama ini harus menghadapi tingginya biaya pendidikan menjelang masuk sekolah.

General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menegaskan bahwa PLN berkomitmen menghadirkan manfaat bagi masyarakat tidak hanya melalui pelayanan kelistrikan, tetapi juga lewat berbagai program sosial yang berkelanjutan.

Ia mengatakan, semangat kemerdekaan harus menjadi energi untuk memperluas akses pendidikan bagi generasi muda sebagai modal utama menuju Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing.

Melalui konsistensi menjalankan program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah, dan kemanusiaan, YBM PLN terus memperlihatkan bahwa semangat berbagi mampu menjadi kekuatan besar dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan.