BIMA – Perempuan memiliki peran besar dalam menjaga denyut ekonomi keluarga. Kesadaran itulah yang mendorong PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) melalui Srikandi PLN UP3 Bima bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menghadirkan program pemberdayaan ekonomi bagi perempuan pelaku usaha mikro di Kota Bima.
Bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, bantuan modal usaha disalurkan kepada empat perempuan pelaku UMKM di Kelurahan Rabangodu Utara sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan usaha yang mereka jalankan.
Program ini bukan sekadar memberikan tambahan modal, melainkan menjadi simbol hadirnya kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang setiap hari berjuang menjaga ekonomi keluarga melalui usaha kecil.
Para Srikandi PLN mendatangi langsung penerima manfaat untuk menyerahkan bantuan sekaligus berbincang mengenai perkembangan usaha mereka. Dari pertemuan tersebut terungkap berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha, mulai dari keterbatasan modal hingga kebutuhan untuk mempertahankan usaha di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah.
Melalui pendekatan yang humanis tersebut, PLN ingin memastikan bahwa setiap program sosial mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. Kehadiran para Srikandi PLN menjadi representasi semangat perempuan Indonesia yang saling menguatkan dan mendorong lahirnya kemandirian ekonomi di tingkat keluarga.
Kolaborasi dengan YBM PLN menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat dampak sosial melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan. Upaya tersebut juga sejalan dengan komitmen mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam mewujudkan kesetaraan gender, mengurangi kemiskinan, dan memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Bagi PLN UIW NTB, kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan dari penjajahan, tetapi juga kebebasan masyarakat untuk memiliki kesempatan yang sama dalam meningkatkan taraf hidup. Karena itu, pemberdayaan perempuan menjadi salah satu fokus penting yang terus didorong melalui berbagai kegiatan sosial perusahaan.
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menegaskan bahwa perempuan yang berdaya akan melahirkan keluarga yang lebih kuat serta memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 menjadi momentum bagi PLN untuk terus menghadirkan energi yang tidak hanya menerangi, tetapi juga menggerakkan kehidupan masyarakat. Melalui Srikandi PLN dan YBM PLN, kami ingin memastikan perempuan pelaku UMKM memperoleh kesempatan untuk tumbuh, mandiri, dan semakin berdaya. Ketika perempuan mampu mengembangkan usahanya, maka ketahanan ekonomi keluarga akan semakin kuat, sehingga semangat kemerdekaan benar-benar dirasakan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Yondri.





