MATARAM – Peran PT PLN (Persero) terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang berkelanjutan. Kini, perusahaan penyedia listrik nasional tersebut tidak hanya memastikan pasokan energi tetap andal, tetapi juga ikut membangun ketangguhan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.
Komitmen tersebut diwujudkan PLN UIW NTB melalui Srikandi PLN dengan menggandeng BPBD Provinsi NTB dan BPBD Kabupaten Lombok Barat dalam Program Perempuan Tangguh Bencana yang dilaksanakan di Desa Gerimak Indah, Kecamatan Narmada.
Program ini mengangkat satu pesan penting, yakni membangun desa yang tangguh tidak dapat dilakukan hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya perempuan yang selama ini menjadi pilar utama dalam keluarga dan komunitas.
Melalui pelatihan intensif, masyarakat memperoleh pengetahuan mengenai mitigasi bencana, tata cara evakuasi banjir, pertolongan pertama hingga mekanisme koordinasi saat kondisi darurat terjadi. Seluruh materi dirancang agar dapat diterapkan secara langsung ketika masyarakat menghadapi situasi bencana.
Sebanyak 50 peserta mengikuti pelatihan tersebut yang melibatkan perangkat desa, Tim Siaga Bencana Desa, kelompok perempuan, penyandang disabilitas, lansia serta unsur masyarakat lainnya.
Ketua Srikandi PLN UIW NTB, Alfi Laili Fauziah, menjelaskan perempuan memiliki kemampuan besar dalam membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing. Perempuan dinilai mampu menjadi agen perubahan melalui edukasi yang dimulai dari keluarga hingga masyarakat luas.
Tidak hanya meningkatkan pengetahuan peserta, program ini juga melahirkan Tim Siaga Bencana Desa yang lebih terorganisasi, lengkap dengan Standar Operasional Prosedur penanganan banjir serta dukungan perlengkapan tanggap darurat.
Evaluasi kegiatan menunjukkan hasil positif. Tingkat pemahaman peserta meningkat setelah pelatihan, menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang dilakukan mampu memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana.
Keberhasilan tersebut berbuah peningkatan status Desa Gerimak Indah menjadi Desa Tangguh Bencana Tingkat Pratama. Status ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan PLN mampu menghasilkan perubahan nyata bagi desa.
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, program tersebut juga memiliki nilai strategis karena Desa Gerimak Indah berada di sekitar Gardu Induk Mataram 150 kV. Ketangguhan masyarakat secara tidak langsung mendukung keamanan infrastruktur ketenagalistrikan sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat luas.
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, mengatakan semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam upaya membangun masyarakat yang semakin kuat, mandiri, dan siap menghadapi berbagai tantangan.
Melalui kolaborasi lintas sektor, PLN berharap semakin banyak desa yang memiliki kapasitas menghadapi bencana sehingga pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan seiring dengan meningkatnya keandalan pelayanan kelistrikan.





