LOMBOK TIMUR – Di balik semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat menghadirkan makna kemerdekaan yang lebih substansial.
Bukan sekadar seremoni, PLN memilih mengisi momentum kemerdekaan dengan aksi sosial melalui penyaluran zakat pendidikan kepada 36 anak yatim piatu di LKSA Raudlatul Athfal NW Karang Kapitan, Kecamatan Pringgabaya.
Bantuan tersebut berasal dari zakat pegawai PLN yang dikelola oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda.
Bagi PLN, energi yang sesungguhnya tidak hanya mengalir melalui jaringan listrik, tetapi juga melalui kepedulian yang mampu menghidupkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.
Manager PLN ULP Pringgabaya mengatakan bahwa setiap rupiah zakat yang dihimpun dari pegawai PLN diharapkan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus mengejar pendidikan.
Ia menilai pendidikan merupakan jalan utama bagi anak-anak yatim untuk mengubah masa depan mereka.
“Kami ingin adik-adik tetap percaya bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita. Bantuan ini mungkin tidak menyelesaikan semua persoalan, tetapi kami berharap menjadi motivasi agar mereka tidak pernah berhenti bermimpi,” katanya.
Manager PLN UP3 Selaparang menambahkan bahwa tanggung jawab PLN kepada masyarakat tidak berhenti pada penyediaan listrik yang andal.
Menurutnya, perusahaan juga memiliki tanggung jawab moral untuk turut membangun kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program sosial yang berkelanjutan.
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, mengatakan bahwa zakat pegawai merupakan amanah yang harus dikelola secara tepat sasaran agar mampu memberikan manfaat nyata.
Ia berharap bantuan pendidikan tersebut menjadi langkah kecil yang dapat membuka peluang besar bagi anak-anak yatim untuk menjadi generasi unggul di masa depan.
“Kami percaya pendidikan adalah investasi terbaik bagi bangsa. Karena itu PLN akan terus hadir melalui berbagai program sosial yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui program tersebut, PLN UIW NTB ingin menunjukkan bahwa perusahaan negara tidak hanya bertugas menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih baik.





