Mataram – Keandalan listrik menjadi faktor krusial dalam menunjang aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri. Menyadari hal tersebut, PLN UIW NTB memperkuat sistem kelistrikan melalui kesiapsiagaan menyeluruh yang melibatkan ribuan personel dan dukungan infrastruktur strategis.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya memastikan kecukupan daya, tetapi juga memperkuat sistem pengamanan di titik-titik vital, termasuk pusat transportasi dan lokasi prioritas masyarakat.
“PLN hadir tidak hanya menjaga listrik tetap menyala, tetapi juga memastikan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah dan aktivitas mudik,” tegasnya.
PLN NTB menyiapkan 8 posko siaga di lokasi strategis, meliputi 5 pelabuhan dan 3 bandara. Posko ini menjadi garda terdepan dalam memastikan kelistrikan tetap stabil di pusat mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

Di sisi lain, perhatian khusus juga diberikan pada 61 lokasi prioritas, yang meliputi tempat ibadah, kantor pemerintahan, rumah sakit, dan hotel. Lokasi-lokasi ini menjadi fokus pengamanan karena memiliki peran vital dalam mendukung aktivitas sosial dan pelayanan publik.
Tak hanya itu, PLN juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung transisi energi dengan menyiapkan 46 unit SPKLU di 38 lokasi. Fasilitas ini diharapkan mampu menunjang kenyamanan pengguna kendaraan listrik selama perjalanan mudik.
Dengan sistem yang terjaga, dukungan personel yang solid, serta penguatan di titik-titik strategis, PLN NTB memastikan momentum Ramadan dan Idulfitri dapat berlangsung dengan lancar tanpa kendala kelistrikan.





