Sabtu, 4 April 2026 | 15.24 WITA
Ekobis  

Dari NTB untuk Indonesia, Perbankan Syariah Dilibatkan dalam Tata Kelola Program Gizi Nasional

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Badan Gizi Nasional dan Bank NTB Syariah sebagai langkah strategis mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan program gizi. (Dok. Bank NTB Syariah)

Jakarta – Program gizi nasional kini tidak hanya bertumpu pada kebijakan dan intervensi lapangan, tetapi juga pada kekuatan tata kelola keuangan yang sehat. Hal inilah yang melatarbelakangi kerja sama antara Badan Gizi Nasional dan Bank NTB Syariah dalam penyediaan layanan jasa perbankan berbasis syariah.

Penandatanganan MoU yang digelar di Jakarta menjadi tonggak penting keterlibatan bank pembangunan daerah dalam agenda strategis nasional. Kerja sama ini memperlihatkan kepercayaan pemerintah pusat terhadap kapasitas Bank NTB Syariah dalam mengelola arus keuangan program berskala nasional secara profesional dan amanah.

Melalui kemitraan ini, Bank NTB Syariah akan berperan dalam pengelolaan rekening operasional Badan Gizi Nasional, penyediaan layanan digital banking, serta dukungan pembiayaan syariah yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas lembaga.

Langkah ini dinilai selaras dengan kebutuhan modernisasi birokrasi, khususnya dalam pengelolaan dana publik yang menyentuh sektor krusial seperti gizi dan kesehatan. Sistem keuangan syariah dipandang mampu memberikan nilai tambah berupa transparansi transaksi dan prinsip kehati-hatian yang kuat.

Bagi Nusa Tenggara Barat, kerja sama ini memiliki makna strategis. Bank NTB Syariah akan menjadi mitra kunci dalam memastikan distribusi dana program gizi nasional di wilayah NTB berjalan efektif hingga ke tingkat desa. Dengan jaringan yang telah mengakar di daerah, bank ini diharapkan mampu menjembatani kebijakan pusat dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Pengelolaan keuangan yang tertib dan terintegrasi diyakini akan memperkuat dampak program gizi, sekaligus meminimalisasi potensi penyimpangan.

Di tengah tuntutan akuntabilitas publik yang semakin tinggi, sinergi antara Badan Gizi Nasional dan Bank NTB Syariah ini mencerminkan komitmen bersama untuk membangun sistem yang tidak hanya efektif, tetapi juga berlandaskan nilai etika dan kebermanfaatan sosial.